Belajar Marketiva modal dengkul nampaknya sedang jadi trend seiring semakin populernya bisnis valas di tanah air. Belajar marketiva memang paling enak, karena disamping tanpa modal, member baru juga akan mendapatkan full service dari petugas support marketiva agea untuk belajar valas versi dasar. Petugas agea hanya mengajarkan cara menggunakan streamster, mulai dari cara order, edit order, tutup order dan sebagainya. Untuk urusan signal trading harus didapatkan sendiri, bisa melalui diskusi di room Indonesia, atau cari di google. Tim support agea marketiva tidak menyediakan layanan prediksi trading atau signal, harap maklum ini dimaksudkan untuk menghindari konflik kepentingan yang mungkin saja bisa terjadi. Jadi untuk strategi trading silakan mempelajarinya sendiri, anda harus rajin, belajar marketiva tidak harus selalu kepada tim support.
Sebenarnya konflik kepentingan seperti apa yang dimaksud petugas agea? Misalnya begini, anda tanya kepada salah satu petugas marketiva mengenai eur/usd prediksi akan turun atau naik, katakanlah petugas marketiva sudah membuat analisa dan menyarankan anda untuk ambil posisi buy agar bisa untung dari pasar yang naik. Ternyata setelah anda pasang posisi, harga ternyata turun, kemudian anda menderita kerugian yang cukup besar. Kira-kira siapa yang akan anda salahkan kalau mendapatkan situasi seperti ini? Paling mudah tentu saja menyalahkan orang yang memberikan saran trading yaitu petugas agea, nah kalau sudah begini kan image marketiva agea jadi kurang bagus. Maka dari itu, dari dulu marketiva tidak menyediakan saran trading. Kalau anda tanya eur/usd mau kemana, petugas biasanya akan menjawab: Karena kemungkinan situasi konflik kepentingan, personil support kami tidak diperkenankan memberikan nasehat trading. Oleh karena itu, anda wajib belajar marketiva secara mandiri untuk strategi tradingnya.

